Surabaya Rek!

Wisata Surabaya | Surabaya Travel & Food Blog

Wisata Alam Mangrove Surabaya

| 0 comments

Wisata Alam Mangrove Surabaya

Wisata Alam MANGROVE SURABAYA

Still there are very few people know the nature of mangrove in this surabaya. Though the tour is quite interesting, especially for those who enjoy the pristine natural landscape.

After arriving in the parking lot, we immediately boarded a ship dock to move. To climb aboard the fees charged Rp.7.000, – per person, but that if we want to mix with others in a boat. But if we want to rent your own boat, then the fee charged for a vessel of about Rp. 70.000, -.

After boarding the ship then began the journey to follow the mangrove forest. Through which the river is too wide where on the right and left covered by a very dense mangrove trees. Mangrove roots seem hefty to surface water. Motor boat that we were running with the standard speed along the river. At some point we were given the opportunity if you want to go down on the banks of the river where there is a simple resting place which is sometimes used for dining along with a menu that booked in advance.

Us down the river for a long time that is not too wide. Then at the end of the stream that leads to the sea, the ship we traveled the road to spread very widely. In front of the eyes seem a stretch of open sea without limits. Beautiful scenery. With a blue sky. Coupled with the left side of the ship where there are few remnants of mangrove forests inhabited by monkeys and white stork. There they live in the wild.

In the evening a lot of fishermen along the mangrove forest to the open sea in search of fish. Being a fisherman is a livelihood for some people living around the mangrove forest. Yes that mangrove nature that we can try. Unspoiled natural attractions in the bustle of the city of Surabaya breathe.

Masih jarang orang mengetahui ada wisata alam mangrove di surabaya ini. Padahal wisata tersebut cukup menarik, terutama bagi yang menyukai pemandangan alam yang masih asli.

Setelah sampai di tempat parkir, kami segera menaiki dermaga untuk berpindah naik kapal. Untuk naik kapal biaya yang dikenakan Rp.7.000,- per orang, tapi itu kalau kita mau bercampur bersama dengan orang lain dalam satu kapal. Tetapi apabila kita mau sewa kapal sendiri, maka biaya yang dikenakan untuk satu kapal sekitar Rp. 70.000,-.

Setelah naik kapal maka dimulailah perjalanan untuk menyusuri hutan mangrove. Sungai yang dilewati tidak terlalu lebar dimana di sebelah kanan dan kiri ditumbuhi oleh pohon mangrove yang sangat lebat. Akar-akar mangrove tampak besar dan kuat muncul di permukaan air. Kapal motor yang kami tumpangi berjalan dengan kecepatan standart di sepanjang sungai. Di beberapa titik kami diberi kesempatan apabila ingin turun di tepian sungai yang mana terdapat tempat peristirahatan sederhana dimana kadang digunakan untuk tempat makan bersama dengan menu yang dipesan terlebih dahulu.

Agak lama kami menyusuri sungai yang tidak terlalu lebar tersebut. Lalu di ujung sungai yang mengarah ke laut, jalanan kapal yang kami lalui menjadi melebar sangat luas. Di depan mata tampak bentangan laut lepas tanpa batas. Indah sekali pemandangannya. Dengan langit yang biru. Ditambah lagi dengan sisi kiri kapal dimana masih terdapat sedikit sisa-sisa hutan mangrove yang dihuni oleh kera dan burung bangau yang berwarna putih. Di sana mereka hidup secara liar.

Pada malam hari banyak nelayan yang menyusuri hutan mangrove untuk menuju laut lepas dalam mencari ikan. Menjadi nelayan adalah salah satu mata pencaharian bagi beberapa penduduk  yang hidup di sekitar hutan mangrove tersebut.  Ya itulah wisata alam mangrove yang bisa kita coba. Wisata alam yang masih alami di tengah hirup pikuknya kota Surabaya.

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He’s also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

Author: Andy Kristono

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He's also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

Leave a Reply

Required fields are marked *.