Surabaya Rek!

Wisata Surabaya | Surabaya Travel & Food Blog

1 Day Tour Surabaya

| 0 comments

SONY DSC

1 Day Tour Surabaya

Menyambut kedatangan anggota group Liburan Murah dari luar kota, admin Libmur mengadakan acara trip bersama “1 Day Tour keliling Surabaya”, persis 1 hari setelah kopdar “Pool Party” di tanggal 2 Februari 2014 di hari Sabtu. Liputan acara kopdar dapat dilihat di photo group FB kita, atau dapat dibaca di link: http://liburanmurah.info/kopdar-liburan-murah-1-februari-2014

Rute 1 Day Tour Surabaya sebagai berikut:

Jam 5.30 kumpul di markas Pucang (tepat waktu!)

Pagi ini kita berkumpul di rumah bu Yulijantik jam 5.30 pagi. Tidak menunggu lama, 15 menit kemudian kita sudah berjalan ke tempat bus kita menunggu di daerah Pucang.
SONY DSC

6.00-8.00 Menyeberang Suramadu dan breakfast bebek Sinjay Madura yang terkenal

Perjalanan menuju pulau Madura melewati jembatan Suramadu berjalan cukup lancar, tanpa macet di hari Minggu pagi ini. Bebek Sinjay masih cukup sepi untungnya, jadi kita tidak menunggu terlalu lama sampai dengan makanan keluar. Makan pagi nasi bebek yang empuk dengan sambal mangganya yang enak, membuat pagi ini semakin bersemangat. Restaurant ini sendiri cukup luas, dengan latar belakang area persawahan yang asri.
SONY DSC

8.00-9.30 Foto bersama Jembatan Suramadu dari sisi Surabaya

Setelah makan bebek Sinjay, kita kembali menyeberang jembatan Suramadu menuju sisi Surabaya. Putar balik, kita menuju ke tiket tol sepeda motor untuk berfoto dengan Jembatan Suramadu di sisi Surabaya.

Kurang lebih petunjuk jalannya sebagai berikut: beberapa ratus meter mendekati tiket tol sepeda motor,  ikuti jalan menuju ke arah kiri. Sampai di tiket tol sepeda motor, ikuti jalan di sebelah kiri tiket tol sepeda motor tersebut. Lurus terus sampai dengan akhir jalan, kemudian putar balik kendaraan, dan persis di daerah putar balik tersebut terdapat jalan kecil di mana kita bisa melihat jembatan Suramadu tanpa terhalang.

Foto-foto bersama group Liburan Murah sebentar, kemudian lanjut ke acara “tour de museum” Surabaya!
SONY DSC

9.30-10.30 Museum Kesehatan

Tour de Museum kita dimulai dari Museum Kesehatan. Di sini terdapat sejarah kesehatan di Surabaya, baik dengan obat modern maupun penyembuhan ala tradisional. Keduanya terdapat di 2 ruangan yang berbeda. Yang agak ngeri, terdapat ruangan “dunia lain” di Museum Kesehatan ini, hiiii. Setelah diajak pak Ardian (suami ci Veve) salah satu anggota yang berani masuk, ternyata cuman ruangan seperti WC umum dengan model keramik kuno, yang sudah lama dibiarkan mangkrak dan tidak terawat. Kalo kita sendirian di ruangan ini, mungkin nuansa mistis akan lebih terasa. Hayoo, siapa yang berani memasuki ruangan “dunia lain” ini? :)

Koleksi museum Kesehatan ini sendiri, baik dari segi pengobatan modern maupun pengobatan ala tradisional, cukup banyak & lengkap, dapat menambah pengetahuan kita tentang cara pengobatan di masa lampau. Saya rasa cukup pantas kalo museum ini dijadikan salah satu tempat wisata utama di kota Surabaya.
SONY DSC
SONY DSC SONY DSC
SONY DSC SONY DSC

10.30-11.30 Museum House Of Sampoerna

Lanjut ke Museum House of Sampoerna. Keuntungan pergi dengan banyak orang ini yaitu disediakan free tour guide, yang akan menjelaskan tentang apa saja yang terdapat dalam museum House of Sampoerna ini. Guide akan menjelaskan tentang apa saja cerita historis di museum, mulai dari kepemilikan pertama pabrik rokok Sampoerna, sejarah pemilik berikut keluarganya, sampai dengan sekarang ini dimiliki oleh Philip Morris. Di bagian belakang museum terdapat stand kios rokok di masa lalu, peralatan marching band kebanggaan Sampoerna yang dulunya sangat terkenal, sampai dengan berbagai kemasan rokok Sampoerna dari masa ke masa.

Naik ke atas, kita dapat melihat pabrik pembuatan rokok Sampoerna. Apabila kita datang di hari kerja, pabrik ini ternyata masih berfungsi, dan kita bisa melihat secara langsung pekerjaan melinting rokok para karyawan pabrik Sampoerna. Selain itu terdapat berbagai souvenir Sampoerna di area lantai 2.
SONY DSC
SONY DSC SONY DSC
SONY DSC SONY DSC

11.30-13.00 Tugu Pahlawan & Museum

Sama seperti di HoS, di Tugu Pahlawan kita juga ditawarkan free tour guide, yang akan memandu kita menjelajahi museum Tugu Pahlawan, dengan berbagai patung & dioramanya yang terkenal. Cerita sejarah perlawanan arek Suroboyo juga dapat kita baca dari sepanjang lantai 1 sampai dengan lantai 2 museum Tugu Pahlawan, berikut dengan berbagai peninggalan sejarah peperangan, mulai dari baju tentara sampai dengan senjata yang dipakai oleh para pahlawan kita.

13.00-14.00 Makan siang all you can eat Indonesia Food di Waroeng Iboe Jl. Kaca Piring

Makan siang dahulu ala Jawa Timur’an di salah satu resto tidak jauh dari Tugu Pahlawan di dekat jalan Kusuma Bangsa. Waroeng Iboe ini terkenal dengan masakan rumahan ala Jawa Timur, dengan berbagai pilihan menu yang dapat diambil sesuka hati. Harus kenyaang doong, karena kita masih akan melanjutkan perjalanan ke beberapa tempat lagi..
SONY DSC

14.00-15.00 Masjid Cheng Ho

Kita kemudian melanjutkan perjalanan ke masjid Cheng Ho, salah satu masjid terkenal di Surabaya yang sebagian bentuk arsitekturnya mengadopsi arsitektur Tiongkok. Karena sudah dikenal sebagai salah satu icon Surabaya, di masjid ini bahkan menyediakan souvenir untuk wisatawan yang datang.
SONY DSC

15.00-17.00 Kenjeran Baru, melihat klenteng Kwan Im pinggir laut & Budha 4 faces

Rute terakhir dalam itinerary kita, mengunjungi Buddha empat wajah & klenteng Kwan Im di pantai Kenjeran. Lokasi kedua tempat ini berseberangan di dalam Kenjeran Baru. Untuk Vihara dewi Kwan Im ini sendiri cukup unik, dengan area terbuka di bagian belakang & patung dewi Kwan Im berukuran cukup besar yang menghadap langsung ke laut. Segera kita berkeliling dan foto bersama di kedua tempat ini, supaya masih bisa pergi ke satu tempat terakhir yang masih berada di dalam 1 area.
SONY DSC
SONY DSC
Bonus: Temple of Heaven Kenjeran! Ahaa, ternyata masih tersisa waktu “sedikit”, kita mampir sebentar di bangunan replika Temple of Heaven di Beijing untuk melihat tempat ini & berfoto bersama. Bangunan replika Temple of Heaven ini tidak kalah besar dengan aslinya, dan apabila fotografer cukup jeli, dengan angle foto tertentu mungkin bisa dibilang hampir menyerupai, tidak jauh berbeda dengan bangunan asli Temple of Heaven di Beijing, China.
SONY DSC
Puas berkeliling Surabaya seharian, akhirnya waktunya kita pulang. Meskipun baru bertemu dalam 1 hari, tapi beberapa teman di bus sudah cukup akrab, dan sedih rasanya sudah harus berpisah. Ada sedikit insiden di perjalanan pulang ini. Pada waktu itu bus berjalan pelan-pelan, entah disengaja atau tidak, dan supir bus yang sebelumnya udah janjian dulu untuk mengantar admin kita yang datang dari Malang om Andreas Prayoga ke stasiun Gubeng, ternyata tidak mau dengan alasan harus memutar & jarak yang terlalu jauh. Akhirnya dibantu ci Veve & mbak Yuli, diputuskan untuk menyetop taxi di pinggir jalan saja, supaya schedule om Andre yang akan naik kereta dari Gubeng tidak sampai ketinggalan. Jangan kapok datang ke Surabaya lagi ya om Andre, dan ikut kopdar kita berikutnya! Hehehe.. :)

Sampai jumpa teman-teman Surabaya Rek! Sampai bertemu di kopdar & trip Liburan Murah selanjutnya :)

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He’s also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

Author: Andy Kristono

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He's also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

Leave a Reply

Required fields are marked *.